Nov 27, 2013

Sandiwara


Perasan dan perasaan.,
sekali lagi ia bersandiwara.
Once again!!..pheww


Nov 26, 2013

Cukup adalah Cukup

Ketika sebutir buah mangga dibiarkan terlalu matang
Bukan semakin manis buah yang diperoleh
Melainkan busuk dan berulatlah dia

Ketika satu hamparan sawah dibiarkan terlalu matang
Bukan butir padi gemuk yang didapat
Melainkan gugur ke tanah butir2nya

Ketika kita masak mie rebus, terlalu matang
Bukan mie lezat yang terhidang
Melainkan mie besar-besar atau malah hancur

Cukup adalah cukup, Kawan
Ketika kita terlalu bijak, maka bukan kebijakan yang hadir
Berubah jadi busuk dan merusak

Cukup adalah cukup, Teman
Dalam situasi yang tepat, takaran yang jitu
Prinsip ini justeru bisa menyelamatkan kita dari situasi berlama-lama
Menyakiti diri sendiri, tidak bergerak maju2

Cukup adalah cukup, my man
Dalam situasi tertentu, kondisi terbatas
Prinsip ini justeru amat berguna
Agar kita bisa menutup lembaran lama
Untuk memulai halaman baru
Dan berharap, semoga yang terbaik akan menggantikan
Pun ketenteraman dan kedamaian akan tiba

Sungguh,
Ketika sebutir buah mangga dibiarkan terlalu matang
Bukan semakin manis buah yang diperoleh
Melainkan busuk dan berulatlah dia

*Puisi Cukup Adalah Cukup (Tere Liye)

Nov 25, 2013

Jika

Jika harapan diletakkan selain pada Allah, percayalah, kita akan kecewa.

Jika dilakukan sesuatu masih mengharap manusia lain melihat dan memuji, percayalah, kita takkan dapat istiqamah.

Jika ditimpa satu musibah, kita mengharap simpati manusia, percayalah, kita akan putus asa.

Jika pengorbanan kita tidak dinilai, malah masih dipandang serong oleh teman-teman rapat kita sendiri, muhasabahlah diri, bersihkan hati, dan kosongkan ia dari kebergantungan pada makhluk. Ketika itu, percayalah, jiwamu akan beroleh ketenangan. Redha lagi diredhai.

(Ust Syed Abdul Kadir Aljoofre )

Nov 22, 2013

Dia bercerita

Merata alam aku mencari Dhia, tetapi tidak ketemuan juga. Sudahnya aku duduk di bangku tempat kami mula-mula sampai, menunggu.

Lama. Dan dia pun muncul. "Hang pi mana?"

Dia jawab dengan air mata. Erkk..? Salah soalan ka.....??

Kemudian dia ketawa. Dibuat-buat.

'Takda apalah. Cuma tak dapat kawal perasaan. Biasalah macam tak kenal aku. Erm tadi aku tengok orang ambil hadiah kemudian bergambar beramai-ramai dengan family. Abang, kakak, adik-beradik semua ada. Best! Aku tak pernah rasa..."

Kemudian dia tunduk. Ada air menitis jatuh ke bawah.

Aku pun terus erkk?! dan erk lagi..Tatau nak buat apa. Maybe being a good listener is the best. Perhaps....

Nov 15, 2013

It's just that..

I already know the risk, but still i wanna do it! Finally, hahahahahahahahaha (gelak kt diri sendiri). PADAN MUKA. Fullstop. That's the word. kemon laaa, dah lupa ke??
..again n again n again n again..i did it again! When it's going to stop??
Holding back? I don't think i can do it anymore.
Ok enough is enough. I surrender. Call me loser? Like i care.

hmm..it's just the feeling! It's just that. My bad. No offense. 

.......dan air pun mengalir...

Nov 12, 2013

Perfect timing!

Tuhan menghantar dia pada saat yg tepat. Right person right timing. Perfect timing!! Sungguh!
Alhamdulillah terima kasih Allah. 
Di saat aku benar-benar butuhkan seseorang yang boleh berkongsi cerita, mohon pandangan khususnya Tuhan langsung menghantar dia. Allahu Allah. Dia sungguh Maha Mendengar!
.....maka nikmat Tuhan yg manakah yg kamu dustakan?? =(

Aku selalu berangan punya seorang saudara laki-laki. Tidak kisahlah seorang abang ataupun seorang adik. Namun, Tuhan tidak mentakdirkan hal sedemikian berlaku dalam hidupku. 
Erm rapat dengannya sejak sekolah, boleh berkongsi cerita, mengarut macam apa pun taktau, tak berkira, boleh menjadi pendengar setia dan tentu sekali senantiasa memberi nasihat, motivasi yg berguna.
He is the only one i can spiiiiill those 'sentapology' words freely!! haha the one i can totally be myself without hesitation yeahhh

Lama-lamaaaaa sekali barulahh dapat mendengar khabar daripada dia!! haishhhh susah sungguh nak dengar berita sejak dia sudah berumahtangga dan punya cahaya mata. Haha biasalah orang sudah berkeluarga...


Tak sangka hg nak call masa lunch tadi!! w.pun dok pekena aku lagi, belakon jdi inspektor plak kali ni haiiiilaaaa seronok sungguh pekena orang. Itulah dirinya. Thanks my big bro! Your ideas is superb!! thumbs up bro!! jazakallahukhair =)

Saudara jauh yg selalu saya doakn kebahagiaan beliau. Fi hifzillah!

Nov 10, 2013

Sejenis makhluk

Wanita adalah mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.

Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari di-isi dengan hal2 yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas2 bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar2 juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.

--Tere Liye

Oct 28, 2013

su dan ka

I want to sleep. seriously!! but i can't!!. runny nose makes my head cramp! Therefore, i end up uploading all these 'kesukaan' hehehe.. Cik Kem said, after my graduation day, this is the second time she saw me being sooooo happy 'dalam-erti-kata-yg sebenar' haha only-we-know-what-it-is =p




(...nk upload gmbr lgi tp internet slow plak so ni jelah dulu setakat ni)


Oct 9, 2013

Sesekali

Sesekali mundurlah selangkah. Temukan hal terlewat yg jatuh di bawah. Tataplah ke segala arah. Dunia kan jadi lebih indah!
-RIni Aprilia

Oct 8, 2013

Oct 4, 2013

When I just realize...


Sep 23, 2013

Kegembiraan


Alhamdulillah hari ini ada dua kegembiraan. Pertama, menerima kunjungan tetamu jauh akhirnya Ahmad Al Furqan bersama ummi Syaza Faisya dan walid Paysal Kampretoz menjejak tanah utara hehe..gumbira smpai tak ingt nk ambik gmbr Furqan.

Emm kedua, alhamdulillah w.pun terperangkap lhmpir sejam dlm 'jam' atas jambatan bermula sejak nak masuk tol sebab ada accident atas jambatan, akhirnya sempat jugak ikuti slot beliau.
Attended Mr Kenn Foo Wedding Fine-Art Seminar! Sukaaaaaa!! This is my PASSION wokeh hahaaa.. No offense!

Sebelum pulang, sempat bertemu beliau utk bertanya beberapa soalan. Ketika menegur beliau, beliau terus menghulurkan tangan untuk bersalam dgn saya. Lalu pantas saya merapatkan kedua tapak tangan ke dada kemudian saya tunduk sedikit kepada beliau dan beliau membalas tindakan yg serupa seperti saya seolah2 memahami maksud hati saya--'sorry!-I-can't-shake-hand-with-u-because-this-is-an-obligation-in-my-religion,-woman-cannot-shake-hand-with-man-except-her-mahrams'-- Sukaaa!! Sebab w.pun beliau seorang lelaki non-Muslim Malaysia, dia tahu dan menghormati cara sy tanpa banyak soal.

Sebab..dulu, dlm suatu acara yg mana pemberi hadiahnya ialah seorang pemimpin tertinggi negara kita, saya pernah 'dibasuh' seketika kerana mengelak utk bersalam dgn beliau sewaktu rehearsal (sy lapik tgn bwah tudung). Tak ada pun yg nak membela saya. Padahal mereka sebangsa seakidah saya..sedihhhh..sebab tu tadi bila jmpa org yg faham gini, saya gembira gila!!
Seandainya semua pemimpin serta para lelaki Muslim memahami...

Sep 20, 2013

Jauh


Menunggu-nunggu tawaran Nurse U41 drpd SPA, tapi tak kunjung tiba. Nak isi U29 tpi tak boleh plak huu.. Sudahnyaaaaa geram punya pasal aku isi segala jawatan yang mengarut saja bagi cukup kuota hehe..Yang bestnya, yang mengarut tu plak yang dok panggil interview wahahaha..Jurubahasa L17, Pengajar Jururawat U41 (yg ni agak related + kurang mengarut, interview kemarin hehe), pastu tadi dpt plak msg utk interview Penolong Pemeriksa Kilang dan Jentera J29 hehehe..Mak dah gelak guling-guling dah dengan kemengarutan aku ini =D 

Hmm so, what do i do to keep me on the track?? Buat semula tabiat lama seperti menonton Royal Pains, Nurse Jackie, TMD dan yg seangkatan dengannya.
 Biaq pi lah hidup dalam angan-angan sat sementara menunggu giliran nak masuk gear. Janji bahagia! Wait for ur turn! Bahagian rezeki yg takkan diambil orang =)

Aku nak pergi jauhhhhhh bukan nak lari laju! Pasak betoi2 dalam jiwa. Never afraid of being left behind by the others. Just keep going, plan ur future, create ur own history n enjoy it! Allah knows best =D

**mode semangat ni hahaa..i think i'd hit my ground already, so now it's time to get back up! (John Gray) chill ya!


Petra, Jordan

Sep 11, 2013

Tajuk

Saya mencintai sunset,
menatap kaki langit, ombak berdebum
Tapi saya tidak akan pernah membawa pulang matahari ke rumah,
kalaupun itu bisa dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyukai bulan,
entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana
Tapi saya tidak akan memasukkannya dalam ransel,
kalaupun itu mudah dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyayangi serumpun mawar
berbunga warna-warni, mekar semerbak
Tapi saya tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar
tentu bisa dilakukan, apa susahnya, namun tidak akan pernah saya lakukan

Saya mengasihi kunang-kunang
terbang mendesing, kerlap-kerlip, di atas rerumputan gelap
Tapi saya tidak akan menangkapnya, dibotolkan, menjadi penghias di meja makan
tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap, namun tidak akan pernah saya lakukan

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki

Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang di dunia ini
Yang jika memang demikian, tidak harus dibawa pulang

Egois sekali, Kawan, jika tetap kau lakukan.
Lihatlah, tiada lagi sunset tanpa matahari
Tiada lagi indah langit tanpa purnama
Juga taman tanpa mawar merekah
Ataupun temaram malam tanpa kunang-kunang

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati

Selalu begitu, hingga akhir nanti.

(Tere Liye,)

Sep 9, 2013

Bukan kesalahan

Luka lama berdarah kembali.. 
Ya Tuhan..
Perempuan dan perasaan; 
tak terpisahkan! Ini bukan kesalahan.

Sep 7, 2013

Embun dan Perasaan

Embun & perasaan

Kenapa embun itu indah,
Karena butir airnya tidak menetes
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun

Kenapa purnama itu elok,
Karena bulan balas menatap di angkasa
Sekali dia bergerak, tidak ada lagu purnama

Aduhai, mengapa sunset itu menakjubkan
Karena matahari menggelayut malas di kaki langit
Sekali dia melaju, hanya tersisa gelap dan debur ombak

Mengapa pagi itu menenteramkan dan dingin
Karena kabut mengambang di sekitar
Sekali dia menguap, tidak ada lagi pagi

Di dunia ini,
Duhai, ada banyak sekali momen-momen terbaik
Meski singkat, sekejap,
Yang jika belum terjadi langkah berikutnya
Maka dia akan selalu spesial

Sama dengan kehidupan kita, perasaan kita,

Menyimpan perasaan itu indah
Karena penuh misteri dan menduga
Sekali dia tersampaikan, tidak ada lagi menyimpan

Menunggu seseorang itu elok
Karena kita terus berdiri setia
Sekali dia datang, tidak ada lagi menunggu

Bersabar itu sungguh menakjubkan
Karena kita terus berharap dan berdoa
Sekali masanya tiba, tiada lain kecuali jawaban dan kepastian
Sungguh tidak akan keliru bagi orang2 yang paham

Wahai, tahukah kita kenapa embun itu indah?
Karena butir airnya tidak menetes,
Sekali dia menetes, tidak ada lagi embun.
Masa singkat yang begitu berharga.

(Tere Liye,)

Aug 28, 2013

Cinta




Berchenta dengan kamera dan lensa, inilah padahnya!! Uhuu can't help myself to stop thinking about it =( 

focusing problem..autofocus tak boleh, manual focus pun problem.Huaaaa apapun tak boleh =(


3 kupang ohh 3 kupang... Nak harap orang hadiahkan?? Berjanggut laa jawabnya. 
Huuu ottoke? Ottoke?? H E L P

Aug 10, 2013

Raya

Raya. Tiada kata. Meriah? Sama sahaja. Apalah erti raya tanpa seorang dia.. Waiting for someone to bright up my day, our day again :) 
Who???  Only Allah knows. 
Wait for ur turn!



Jul 26, 2013

Tanah Rencong, takkan terlupakan!



Aceh.. 

InshaAllah segala perasaan dan kenangan itu takkan terlupakan! Sebagai seorang perempuan berduka dari Tanah Melayu yang berkelana ke Tanah Rencong, ternyata itu suatu pengalaman yang tidak tergambarkan. Apatah lagi, pemergian ke Nanggroe Aceh Darussalam itu merupakan suatu impian yang sudah lama terpendam di lubuk hati yang paling dalam serta sudah lama terpahat di awan impian. Kemudian, Tuhan mendaratkan impian itu di bulan yang penuh kemuliaan dan sememangnya dinanti-nantikan, Allah Allah..luar biasa rasanya.

Memang aku berdarah Aceh di sebelah nenek sebelah ayah namun itu belum cukup untuk membulatkan keinginanku untuk ke sana sehinggalah terjadinya peristiwa yang meruntun hati masyarakat seantero dunia, Tsunami 2004. Ketika itu, jiwa ini meronta-ronta untuk ke sana mengikut misi bantuan. Padahal waktu itu aku masih sekolah tingkatan lima. Mana mungkin dengan mudah aku lolos untuk ke sana melainkan sekolahku ada menghantar skuad bantuan khas. Lalu, hasrat itu akhirnya ku tahan-tahan dahulu dan biarkan ia terbang bebas meronta-ronta semahunya ke seluruh pelosok sanubari selama mana yang ia perlu sehinggalah nanti bila tiba saatnya Tuhan pasti menjawab doa dan hasrat itu.

Dan alhamdulillah, akhirnya Tuhan menjawab doaku di bulan Ramadhan yang mulia tahun 2013. Ameen Ya Allah! Terima kasih Ya Allah.

Sejujurnya sebelum berangkat ke Aceh pada tanggal 19 July, aku sedikit gusar. Itu perasaan yang tidak dapat dinafikan. Memang aku sudah maklum tentang gempa yang baru berlaku di Aceh awal Julai lalu, kemudian diikuti dengan gempa kedua dan ketiga yang hampir sangat dengan tarikh keberangkatanku ke sana. Allah2..Sehingga membuatkan aku pasrah berdoa apapun yg bakal terjadi sewaktu aku di Aceh nanti, aku sudah bersedia dan redha. Tambahan pula, aku pernah menonton dan mengulang tonton cerita Hafalan Sholat Delisa yang ternyata mengisahkan tentang kejadian Tsunami 2004 di Aceh. Lagilahhh!! Namun, aku tetap tekad dan meletakkan seluruh keyakinanku kepadaNya. Sekali aku melangkah, aku tidak akan menoleh ke belakang lagi. Itu sifat orang Intuitive Extrovert, bilang Ust Rizki =D

Ustaz Rizki Fakhrullah

Aceh menemukan aku dgn beberapa insan yang benar-benar menginspirasikan. Patutlah sejak dahulu lagi aku ingin sekali utk ke sana. Rupanya memang ada tarikan yg sangat kuat rupanya. Emm aku jarang berbicara soal jodoh secara terbuka dengan sesiapa terutamanya mereka yg tidak pernah aku kenal. Tetapi dengan beliau, aku mampu bercerita dgn bahagianya seolah-olah aku sedang bercerita dgn pakcik aku atau lebih tepat seperti berbicara dgn seorang ayah. Setiap butir bicara beliau umpama mutiara yang telah lama aku nantikan. Antara pesanan beliau yang terus masuk menyentuh tangkai hati ku dan takkan terlupakan inshaAllah;

"Jangan pernah memasukkan pria ke dalam hati sehinggalah telinga kamu mendengar lafaz aku terima nikahnya. Jangan pernah."

"Kalau berjodoh di dunia itu kan perkara biasa. Tapi kalau berjumpa jodoh di akhirat, naah itukan luar biasa. Jadi usah risau, tetap terus bermohon kepada-Nya kerana Dia pasti akan menurunkan apa yg dihajati."

Zaaaaaaap! terus merentap hati. Luar biasa. Terasa seperti aku berada dalam novel karangan Andrea Hirata ataupun Ahmad Fuadi pula. Padahal ini betul-betul terjadi di alam realiti. Ya takkan terlupakan! Jazakallah Ust Rizki Fakhrullah! Semoga dan semoga sentiasa dirahmati Allah. Barakallah.

Buk Yanti
Masjid Makmur, Kota Banda Aceh terletak selang beberapa bangunan sahaja dari hotel kami menginap. Sepanjang keberadaan kami di situ, di situlah tempat kami berterawih. Malam kedua di Aceh, merangkap malam terakhir di sana, aku tetap juga solat terawih di kaki lima masjid kerana kebanjiran jemaah lelaki mahupun perempuan. Yes i was impressed! Ini suatu pemandangan yang aku jarang lihat di masjid sekelilingku di Malaysia. Mungkin ada tetapi tidak terjumpa oleh aku. Sangat menyejukkan mata!






Semalam aku dengar Makcik Semah bercerita, ohh dia juga ahli rombongan kmi, katanya kanak-kanak perempuan mereka letak di saff hadapan sekali untuk bahagian perempuan. Wahh betul ke? Aku teruja. Sebab aku tidak berkesempatan untuk solat di dalam masjid lagi. Lalu aku bertekad, ok inshaAllah subuh esok aku mesti datang solat di masjid demi menyaksikan kebenaran yang diperkatakan Makcik Semah itu.

Erm aku solat terawih seorang diri di sebelah makcik, kakak Aceh yang pastinya tidak dikenali. Usai solat, aku sekadar berbasa-basi dengan seorang makcik Aceh di sebelah kiriku. Beliau juga kelihatan ramah apatah lagi setelah aku khabarkan aku dari Malaysia dan sudah mahu pulang esoknya. Lalu aku tanyakan kepadanya perihal saff kanak-kanak perempuan itu.

"Iya benar, di masjid ini memang dipraktiskan kanak-kanak perempuan dikhususkan berada di saff pertama wanita kerana tidak mahu ribut-ribut dan.. (apatah lagi yg dia ckp, aku kurang jelas)"

Tapi setakat yg aku paham, Wow bagusnya masjid ni! Pada hemat aku, memang bagus buat gini sebab selain membuatkan anak-anak tadi undercontrol, secara tak langsung membuatkan mereka rasa dihargai apabila datang ke masjid dan seterusnya memupuk minat mereka untuk terus datang ke masjid lagi nanti.

Kanak-kanak dihargai! Bagusnyaaaa..

Aku tengok budak-budak lelaki pun macam bahagia ja depa dok tolong angkat dan bentangkan tikar dan sejadah di luar masjid. Bahagia bukan main sambil bekerja! tapi kalau budak-budak kita, Allah jenuh kena tempik dah..huu esok-esok besar, memang payahlah generasi kanak-kanak nak dekat dengan masjid sebab dari kecik asyik kena marah ja dan tidak dihargai warga masjid. Ohhh sedih.

Erm itulah Aceh serambi Mekah.

Berbalik kepada makcik Aceh tadi, setelah mengetahui aku orang Malaysia, beliau pun semangat bercerita. Rupanya, beliau itu seorang guru tadika dan juga ketua guru-guru tadika seluruh Aceh! Beliau pernah beberapa kali datang ke Malaysia melawat beberapa tadika di seluruh Malaysia. Okayy, she is someone. Sesudah puas bertukar cerita, lalu kami bergerak keluar untuk pulang. Memandangkan aku datang pun jalan kaki jadi pulang pun sudah tentu macam tulah. Tetapi, makcik itu bersungguh mahu menghantar aku pulang. Aku menolak dengan baik sebab memang dekat je pun hotel dengan masjid, tetapi dia bersungguh juga mahu menumpangkan aku. Ok aku tiada upaya menolak lagi.

Kami bergerak ke arah skuternya. Ok orang-orang di sini kalau pemboncengnya terutama perempuan mereka memang biasa duduk sebelah sopan gitu. Oh minta maaflah aku tak mampu. Haha aku celapak je macam biasa. Dah memang itu gaya aku naik motor di Malaysia. Sempoi sungguh makcik ini bawak motor membelah lautan kenderaan di kiri kanan jalan. Macet itu perkara biasa di negara Indonesia. Beliau siap offer nak bawak aku ronda-ronda melihat kawasan lagi. Itu memang peluang keemasan tapi aku terpaksa menolak kerana sudah berjanji untuk berjumpa Ustz Rizki malam itu. Sudahnya, beliau menghantar aku sampailah ke depan entrance hotel walaupun terpaksa melawan arus trafik. Oh terharu. Kebetulan sewaktu dia menurunkan aku, geng2 budak lelaki kumpulan kami baru juga tiba di entrance hotel berjalan kaki. Terus si Ridhwan meluru ke arah aku,

"siapa tu kak? Saudara ke?"
'Eh taklah. Baru je jumpa masa solat tadi'

Setelah mengucapkan salam perpisahan dan bersalaman, motor makcik berlalu pergi. Terima kasih banyak Buk Yanti! InshaAllah ada rezeki kita bisa ketemu lagi!Dan esoknya, alhamdulillah aku Subuh di masjid dan sememangnya aku dapat menyaksikan kebenaran yang diperkatakan. Kanak-kanak perempuan di saff hadapan dan apa yang membuat aku lebih kagum, waktu-waktu Subuh begini bukan hanya seorang dua sahaja kanak-kanak perempuan yg datang solat okay, lebih kurang 10 orang. Oh ok. I'm impressed!

En Marlizar

En Marlizar itu bertindak sebagai tourist guide kami sepanjang di Aceh. Awal-awal lagi aku khabarkan kepada En MArlizar tentang hasrat untuk ke kedai buku memandangkan memang aku sudah memasang niat untuk mesti pulang dari Aceh dengan Rantau 1 Muara, pelengkap trilogi Negeri 5 Menara karya Bang Ahmad Fuadi. Kerana, novel itu belum masuk ke pasaran Malaysia. Aku sudah terlepas peluang sewaktu di Padang tempoh hari kerana tarikh launching nya sehari dua sebaik sahaja aku pulang ke Malaysia. Adusss keciwa.

Memandangkan jadual kami agak padat di Aceh, yelah 3hari je pun, itu pun bukan fully 72hours, aku masih tidak nampak ruang untuk kabur sebentar ke mana-mana toko buku di sekitar Banda Aceh. Dan hal itu ternyata amat merisaukan aku. Malam terakhir itu, kami cuba untuk mencari kedai buku selepas solat terawih tetapi malangnya jam sudah melangkau jam 10malam, jadi kedai sudah tutup. Ahh aku semakin gusar.

Akhirnya, alhamdulillah pagi terakhir sebelum kami berangkat ke airport, sewaktu yang lain singgah ke kedai souvenir, En Marlizar mengajak aku mencari toko buku di sekitar situ. Kak Siti dan En Sofee ikut serta. Dan saat novel itu tiba ke tangan, subhanallah luar biasa rasanya. Gumbira. En Marlizar mohon maaf kerana tidak dapat ke kedai buku seperti yang aku hajati (seperti yang aku lihat di dalam website Negeri 5 Menara, mereka yg mencadangkan nama toko buku di Aceh yang menjual Rantau 1 Muara). Ohh itu sudah tidak mengapa lagi kerana yang pentingnya ada atau tidak novel itu. Kedai mana sudah tidak jadi masalah lagi. Alhamdulillah! Terima kasih mas!




En Fade dan isteri

Mereka ini datang dua malam berturut-turut sepanjang keberadaan kami di Aceh. Malam pertama, mereka bawa ke kedai makan Mee Razali yang terkenal di Aceh. Kemudian malam kedua, mereka bawa ke tempat sate Aceh pula. Wahhh sangat masyuk! Tapi malangnya kedua-dua tawaran hebat mereka itu, aku tidak dapat ikut serta kerana ada kerja yang perlu dilunasi. Malam pertama, aku diamanahkan untuk mengira total wang sumbangan bersama beberapa orang yang lain. Kemudian, malam kedua aku sudah berjanji mahu berjumpa Ust Rizki. Maka kedua peluang itu terpaksa aku lepaskan.

Sungguhpun begitu, En Fade dan isteri melayani kami dengan bagus sekali. Seperti kami ini saudara yang telah lama dikenali. Hinggalah pagi terakhir kami di sana, mereka turut datang untuk menghntar kami.

Sekembalinya ke Malaysia, aku masih berhubungan dengan mereka. Aku khabarkan keterharuan aku dengan layanan mereka sewaktu di sana, lalu En Fade jawab;

'Hajar itu kami anggap sudah seperti saudara kami. Kerana sewaktu tsunami dahulu, kami banyak kehilangan saudara mara, jadi sekarang Hajarlah saudara kami.'

Terharu kan..?

'Seandainya butuhkan pertolongan kami nanti, silakan menghubungi kami. Kami sentiasa sudi membantu dan pintu rumah kami sentiasa terbuka untuk anda smua'

Mereka sangat ikramu dhuyuf kann?? Memuliakan tetamu. Aku ingat setelah berjumpa Ammu, Ustazah Maha, Ustazah Amal, Ustaz Mahmud dan Ammu Ibrahim di Mesir dan Jordan, aku tidak akan menemukan lagi orang yang memuliakan tetamu sebegini rupa. Ternyata aku silap. Masih ada sebahagiannya di negeri Aceh ini. Allahu Allah..

Mungkin inilah dia yang dimaksudkan Imam Shafie dalam sebahagian syairnya;

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri seberang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup akan terasa setelah lelah berjuang


Ok i feel it Ya Allah. Terima kasih atas segalanya Ya Allah. Haza min fadli Rabbi!
Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan....?


Nukilan,
Perempuan berduka dari Tanah Melayu





p/s: sorry! Bila aku mula menulis, beginilah jadinya. Lupa nk berhenti. My bad.

"Today is all that you have. Organize the hours of this day so that you make years out of minutes and months out of seconds. Seek forgiveness from your Lord, remember HIM, prepare for the final parting from this world and live today happily and at peace."

'Aaidh ibn Abdullah al-Qarni